Makro Ekonomi
Harga Minyak Naik, Saham Asia Terkoreksi
Oleh Admin
31 March 2026 • 14x dibaca
Pasar keuangan global mengalami gejolak tajam pada hari Selasa, dipicu oleh meningkatnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat. Harga minyak mencatat kenaikan bulanan yang signifikan karena kekhawatiran terganggunya pasokan energi, yang pada gilirannya memicu potensi kenaikan inflasi global.
Di saat yang sama, pasar saham Asia mengalami tekanan besar dan menuju penurunan terdalam sejak 2022. Investor cenderung menghindari aset berisiko di tengah ketidakpastian, sementara pasar obligasi ikut melemah akibat perubahan ekspektasi terhadap suku bunga global yang diperkirakan akan tetap tinggi lebih lama. Kondisi ini juga mendorong penguatan dolar AS sebagai aset safe haven.
Menurut Vishnu Varathan dari Mizuho, pasar kini bergerak dari sekadar merespons berita menjadi didorong oleh rasa takut, sehingga banyak investor memilih menarik risiko dari portofolio mereka. Ketegangan yang terus berlanjut membuat pasar sangat sensitif terhadap setiap perkembangan baru, menciptakan volatilitas tinggi di berbagai sektor.